Interaksi News Jawa Timur

Polres Parepare

All posts tagged Polres Parepare by Interaksi News Jawa Timur
  • Posted on

    Gambar artikel

    PAREPARE – Polres Parepare melalui Satuan Samapta mengintensifkan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) untuk mengantisipasi balapan liar serta mencegah tindak kriminalitas dan kejahatan jalanan di wilayah Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Jumat (9/10/2026).

    Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama pengguna jalan yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan di Kota Parepare.

    Kasat Samapta Polres Parepare, AKP Muhammad Habir, mengatakan patroli dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai arahan pimpinan.

    “Menindaklanjuti perintah Kapolres, kami melaksanakan patroli untuk mengantisipasi tindak kriminalitas maupun kejahatan jalanan lainnya,” kata Muhammad Habir.

    Menurut dia, patroli menjadi salah satu langkah pencegahan yang dilakukan kepolisian untuk menekan potensi gangguan keamanan, termasuk aktivitas balapan liar yang melibatkan kalangan remaja.

    Polres Parepare juga mengombinasikan patroli dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dari rumah ke rumah (door to door), penyampaian imbauan kepada warga, serta patroli gabungan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat berkumpulnya pelaku balapan liar.

    Selain itu, Polres Parepare membentuk Tim Senggol Presisi untuk menyasar berbagai titik yang kerap digunakan sebagai arena balapan liar.

    “Selain patroli, ada beberapa upaya yang kami lakukan untuk menekan kejahatan jalanan, termasuk balapan liar. Di antaranya sosialisasi secara door to door, sosialisasi kepada masyarakat, patroli gabungan, hingga pembentukan Tim Senggol Presisi yang menyasar lokasi-lokasi rawan balapan liar,” ujarnya.

    Balapan Liar Berisiko Picu Kecelakaan

    Muhammad Habir menilai balapan liar tidak hanya mengganggu ketenangan masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

    Aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya tabrakan, terutama ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di jalan umum yang juga digunakan masyarakat untuk beraktivitas.

    Karena itu, ia mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan jalan raya sebagai arena untuk mengadu kecepatan. Menurutnya, keselamatan diri sendiri dan orang lain harus menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan aktivitas di jalan.

    “Kepada generasi muda, khususnya, jangan meniru kegiatan yang tidak bermanfaat. Masa depan kalian masih panjang. Cintai diri kalian,” pesan Muhammad Habir.

    Polisi Ajak Masyarakat Berperan Aktif

    Upaya menjaga kamtibmas, lanjutnya, tidak hanya bergantung pada kegiatan kepolisian. Peran masyarakat juga diperlukan untuk mencegah munculnya gangguan keamanan, termasuk aktivitas balapan liar yang berpotensi merugikan banyak pihak.

    Masyarakat diharapkan ikut menjaga lingkungan masing-masing serta menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban atau membahayakan keselamatan pengguna jalan.

    Melalui patroli dan pendekatan langsung kepada warga, Polres Parepare berupaya memperkuat pencegahan gangguan kamtibmas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya.

    Kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan juga diharapkan dapat mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku kejahatan jalanan serta menekan aktivitas balapan liar.

    Polres Parepare mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

    Dengan dukungan masyarakat dan langkah pencegahan yang berkelanjutan, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Parepare diharapkan tetap terjaga sehingga warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. (*)

  • Posted on

    PAREPARE – Polres Parepare mendorong penguatan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui pembekalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bagi peserta pelatihan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Jumat (9/10/2026).

    Langkah ini menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan, terutama melalui koordinasi antara Satlinmas, pemerintah kelurahan, kepolisian, dan unsur TNI di wilayah setempat.

    Pembekalan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Cappa Galung, Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar, S.H. , bersama Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Aipda Mustarif K., S.H., memberikan materi pemahaman mengenai kamtibmas menjadi bekal untuk mendukung perlindungan masyarakat dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Peran tersebut perlu dijalankan melalui komunikasi yang baik serta koordinasi dengan aparat berwenang.

    Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat agar upaya pemeliharaan kamtibmas dapat berjalan secara optimal.

    “Menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Diperlukan kepedulian dan kerja sama seluruh unsur masyarakat, termasuk Satlinmas, agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi melalui koordinasi yang baik,” ujar Anwar.

    Kerja sama tersebut penting karena masyarakat memiliki kedekatan dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Informasi mengenai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban dapat disampaikan kepada aparat terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

    Meski demikian, keterlibatan Satlinmas tetap perlu memperhatikan batas tugasnya. Penanganan persoalan yang membutuhkan tindakan kepolisian harus dikoordinasikan dengan petugas berwenang, sehingga upaya menjaga keamanan tidak justru menimbulkan persoalan baru.

    Keamanan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan penanganan setelah gangguan terjadi. Kewaspadaan, komunikasi ant warga, dan penyampaian informasi sejak dini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

    Dalam konteks itu, Satlinmas dapat mendukung terciptanya lingkungan yang tertib melalui pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat sesuai ketentuan. Koordinasi dengan pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa juga diperlukan agar persoalan di wilayah setempat dapat ditangani melalui jalur yang tepat.

    Bagi Polres Parepare, pembekalan melalui Satuan Binmas menjadi salah satu cara membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

    Namun, dampak pembekalan tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan. Pemahaman peserta, penerapan pengetahuan dalam tugas sehari-hari, dan keberlanjutan koordinasi di tingkat kelurahan menjadi aspek penting untuk mendukung hasil yang nyata.

    Kegiatan di Kelurahan Cappa Galung tersebut melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kelurahan, Babinsa, dan masyarakat. Berdasarkan laporan kegiatan, acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

    Ke depan, konsistensi kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan lingkungan di Kota Parepare. (*)

  • Posted on

    PAREPARE – Polres Parepare mendorong penguatan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui pembekalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bagi peserta pelatihan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Jumat (9/10/2026).

    Langkah ini menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan, terutama melalui koordinasi antara Satlinmas, pemerintah kelurahan, kepolisian, dan unsur TNI di wilayah setempat.

    Pembekalan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Cappa Galung, Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar, S.H. , bersama Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Aipda Mustarif K., S.H., memberikan materi pemahaman mengenai kamtibmas menjadi bekal untuk mendukung perlindungan masyarakat dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing. Peran tersebut perlu dijalankan melalui komunikasi yang baik serta koordinasi dengan aparat berwenang.

    Kasat Binmas Polres Parepare AKP Anwar menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan dan kepedulian masyarakat agar upaya pemeliharaan kamtibmas dapat berjalan secara optimal.

    “Menjaga keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Diperlukan kepedulian dan kerja sama seluruh unsur masyarakat, termasuk Satlinmas, agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi melalui koordinasi yang baik,” ujar Anwar.

    Kerja sama tersebut penting karena masyarakat memiliki kedekatan dengan kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Informasi mengenai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban dapat disampaikan kepada aparat terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

    Meski demikian, keterlibatan Satlinmas tetap perlu memperhatikan batas tugasnya. Penanganan persoalan yang membutuhkan tindakan kepolisian harus dikoordinasikan dengan petugas berwenang, sehingga upaya menjaga keamanan tidak justru menimbulkan persoalan baru.

    Keamanan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan penanganan setelah gangguan terjadi. Kewaspadaan, komunikasi ant warga, dan penyampaian informasi sejak dini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan.

    Dalam konteks itu, Satlinmas dapat mendukung terciptanya lingkungan yang tertib melalui pelaksanaan tugas perlindungan masyarakat sesuai ketentuan. Koordinasi dengan pemerintah kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa juga diperlukan agar persoalan di wilayah setempat dapat ditangani melalui jalur yang tepat.

    Bagi Polres Parepare, pembekalan melalui Satuan Binmas menjadi salah satu cara membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.

    Namun, dampak pembekalan tidak cukup diukur dari terlaksananya kegiatan. Pemahaman peserta, penerapan pengetahuan dalam tugas sehari-hari, dan keberlanjutan koordinasi di tingkat kelurahan menjadi aspek penting untuk mendukung hasil yang nyata.

    Kegiatan di Kelurahan Cappa Galung tersebut melibatkan unsur kepolisian, pemerintah kelurahan, Babinsa, dan masyarakat. Berdasarkan laporan kegiatan, acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.

    Ke depan, konsistensi kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan lingkungan di Kota Parepare. (*)